KATEGORI

Dewan Gesa SKPD Realisasikan Hasil Reses

image

Dewan Gesa SKPD Realisasikan Hasil Reses

 

Anggota DPRD Kota Batam mengeluhkan kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Batam yang dinilai tidak maksimal dalam merealisasikan hasil reses dewan yang telah mereka dilaksanakan.

Hal ini terungkap saat Rapat Paripurna DPRD beragendakan laporan reses pertama 2016 pada Selasa 19 Januari 2016 lalu.

Menurut Werton Panggabean dari Fraksi Partai Gerindra, kritikan yang  disampaikan fraksinya adalah refleksi dari kekecewaan masyarakat yang ikut merasakan tidak ada perubahan pembangunan di daerahnya meski dewan melaksanakan reses.

“Banjir dari tahun ke tahun tidak pernah ditangani dengan baik. Sarana jalan juga hampir di setiap areal itu perlu perbaikan, khususnya jalan perumahan. Termasuk penyediaan ruang kelas baru bagi anak-anak yang terus menjadi masalah tahunan,” ucap Werton.

Hal senada diungkapkan Ides Madri dari Fraksi Partai Golkar, yang menyatakan bahwa hasil reses dewan dari fraksinya tidak jauh berbeda dengan reses-reses sebelumnya.

“Kebutuhan masyarakat masih sama, tuntutannya juga begitu. Seperti tuntutan akan pelayanan dasar dan sistem pelayanan yang belum memenuhi standar yang diinginkan masyarakat,” ujar Ides.

Menurut Ides, hampir di semua dapil menghendaki pembangunan RKB supaya daya tampung peserta didik dari tahun ke tahun terakomodir dan tidak menimbulkan kisruh di setiap awal tahun pembelajaran baru.

Selain itu, dari sisi layanan kesehatan diminta agar program BPJS disosialisasikan dengan maksimal sehingga pengurusan menjadi anggota harus lebih mudah.

“Peningkatan layanan sangat dibutuhkan masyarakat, termasuk masyarakat yang baru mau menjadi anggota BPJS,” paparnya lagi.

Menanggapi hasil reses tersebut,  Wakil Walikota Batam, Rudi menyatakan bahwa Pemko Batam tetap maksimal dalam merealisasikan permintaan warga melalui reses dewan. Jika masih banyak keluhan, menurut Rudi hal itu karena keluhan yang sama terjadi hampir di seluruh kawasan.

Apalagi hasil reses yang menyangkut perbaikan jalan dan drainase, menurut dia adalah program prioritas Pemko saat ini.

“Semua sudah saya masukkan setiap hasil reses itu, apalagi yang berhubungan dengan pembangunan jalan. Jalan itukan program saya sendiri, saat ini saya prioritaskan jalan di perumahan itu harus selesai dalam lima tahun. Artinya, itu program prioritas, termasuk penanganan banjir,” tutur Rudi.

Rudi juga menyebutkan, bentuk keseriusan Pemerintah Kota dalam menata pembangunan Batam, salah satunya dengan membatasi pemberian IMB  agar disertai koordinasi bersama antara Pemko dan BP Batam.

“Sekarang kalau ada yang mau mengajukan IMB harus ada tim dulu, dari BP dan Pemko. Sehingga lahan-lahan yang digunakan untuk drainase jadi bisa didudukan bersama, ini akan lebih memudahkan pembangunan Batam. Kalau soal BPJS itukan semata-mata bukan di bawah kewenangan Pemko,” kata Rudi. RED

 

Copyright © 2018 SEKRETARIAT DPRD KOTA BATAM · All Rights Reserved