KATEGORI

Komisi II Minta Pusat Kembali Pertimbangkan Peran BP Batam

image

DPRD Kota Batam meminta pemerintah pusat untuk kembali mempertimbangkan peran Badan Pengusahaan (BP) Batam. Pasalnya, pada awal 2016, jumlah pengangguran di Kota Batam menembus 100 ribu orang.

“Ini menjadi dilema pemerintah daerah maupun pusat, kami minta pemerinta pusat agar memperjelas apa peran BP Batam,” kata anggota Komisi II DPRD Kota Batam yang membawahi bidang Ekonomi dan Perdagangan Aman, Selasa , 16 Februari 2016.

Menurutnya, tidak adanya investasi baru menyebabkan perekonomian di Batam timpang. Sementara jumlah penduduk Batam saat ini, berdasarkan survei Badan Pusat Statistisk (BPS) Kota Batam sudah mencapai 1,5 juta orang.

Setiap tahun angka pengganguran di Kota Batam terus meningkat dan hasil survei BPS Kota Batam pada 2015 menyebutkan untuk tingkat pengangguran akan semakin melonjak seiring menurunnya perekonomian dan banyaknya perusahaan yang hengkang dari Batam.

“Artinya ada ketidakberesan dalam menangani investasi asing. Tidak hanya BP Batam saja. Pemkot Batam pun setali tiga uang, tidak memiliki peran apa-apa,” tegasnya.

Dari data 2012 jumlah pengangguran sebanyak 25.391 orang. Lalu 2013 meningkat menjadi 32.031 orang, pada 2014 tembus menjadi 35.735 orang. Pada 2015 akhir sudah mencapai 90 ribu orang, terakhir awal 2016 tembus 100 ribu orang.

Survey yang dilakukan tim DPRD Kota Batam, pada Januari-Mei 2015 ada 11 perusahaan yang tutup dengan alasan tidak ada order ataupun pailit. Perusahaan itu antara lain PT Nakano S Batam, PT Hidro Jet Marine, PT Yee Woo Indonesia, PT Seamens Hearing Instrumen, PT Fujitek, PT Security Manajemen, PT Bintan Anugerah, PT Nidex Sank yo, PT Diva Sarana Metal, PT Jasa Prima Mandiri, dan PT Heat Exchanger Indonesia.

Pengamat Ekonomi Bisnis dari Universitas Raja Ali Haji Tanjungpinang Taufik mengatakan jika pemerintah pusat tidak konsisten menangani investor asing di Batam akan berakibat fatal bagi masalah sosial di Batam, maupun di Kepulauan Riau.

“Kalau ditanya angka pengangguran di Kota Batam, pastinya lebih tinggi dibanding pencari kerja. Faktanya begitu, investor pada kemana semua. Ini artinya dana yang jumlahnya besar untuk merangkul investor harus ditelusuri,” katanya. RED

Copyright © 2018 SEKRETARIAT DPRD KOTA BATAM · All Rights Reserved