KATEGORI

Dewan Minta Bus Bantuan Kemenhub Diprioritaskan di Kawasan Padat Penduduk

image

 

DPRD Kota Batam meminta Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam menganalisa kebutuhan angkutan umum di Batam. Sehingga bantuan 15 bus dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berguna bagi masyarakat banyak. “Penempatannya sesuai dan tepat sasaran,” kata Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Muhammad Jefri Simanjuntak belum lama ini.

Dinas perhubungan memprioritaskan wilayah yang selama ini belum tersentuh angkutan umum serta kawasan padat penduduk. “Guna memudahkan akses masyarakat,” katanya lagi. Ada pilihan ketika hendak pergi bekerja, sekolah, maupun belanja. “Tidak melulu menggunakan kendaraan pribadi,” ujar Jefri.

Wilayah padat seperti Batam Kota, Nongsa, Sagulung, serta Batu Aji menurut Jefri juga perlu adanya penambahan angkutan umum. “Minimal ada tambahan satu unit kendaran setiap wilayah itu,” kata Ketua DPC PKB Kota Batam ini.

Terkait wacana untuk angkutan sekolah, Jefri meminta pemerintah untuk memikirkannya matang-matang. Karena menyangkut anggaran yang cukup besar. “Bukan hanya untuk bahan bakar, perlu juga dipikirkan suku cadangnya ,” katanya.

Kepala UPT Trans Batam, Madian mengatakan jumlah angkutan trans Batam yang ada saat ini jumlahnya baru 55 unit. Di mana beberapa di antaranya sudah butuh peremajaan. Ini berasal dari APBD 2014 dan 2015 sebanyak 10 unit, hibah dari Kemenhub 10 unit, Bantuan BPJS Kesehatan 15 unit, dan yang sudah beroperasi selama ini 22 unit.

Ditambah bantuan dari Kemenhub tahun ini sebanyak 15 unit, jumlahnya sudah 72 unit. “Yang akan kita operasikan 55 Unit yang baru itu. Kalau yang 22 itu akan kita remajakan dan kita buat jadi cadangan,” katanya.

Kemungkinan besar, 15 bus besar dari Kemenhub itu akan beroperasi untuk melayani trayek Tanjung Uncang - Batam Kota dan juga Sekupang - Batam Kota. RED

Copyright © 2018 SEKRETARIAT DPRD KOTA BATAM · All Rights Reserved