KATEGORI

Pelantikan Walikota Diwarnai Acara Pisah Sambut

image

DPRD Kota Batam menganggarkan Rp 1.013 miliar untuk acara pelantikan Walikota dan Wakil Walikota Batam terpilih. Mulai dari pelantikan, rapat paripurna DPRD, hingga serah terima jabatan. “Anggaran ini untuk serangkaian pelantikan. Bukan hanya pelantikan saja,” ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Yudi Kurnain kepada media beberapa waktu lalu.

“Pak Dahlan ini kan sudah dua periode, karenanya ada pisah sambut. Pisah sambut ini menyebabkan anggaran agak tinggi,” sebut Yudi. Soal bagaimana skedul dan teknis pelaksanaannya, Yudi mengaku belum tahu persis. “Teknisnya ada di Pemerintah Kota, yang jelas sudah dianggarkan,” ungkapnya.

Di lain pihak Kabag Humas Pemko Batam, Ardiwinata juga tak mengetahui persis waktu pelantikan Walikota dan Wakil Walikota terpilih. Meskipun akhir Februari, masa jabatan Walikota yang lama sudah habis.

“Tergantung Mendagri, kemungkinan dilakukan serentak,” ungkap Ardi. Disebutkan, selain pelantikan, kemungkinan ada rangkaian acara lainnya.”Tapi petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknisnya belum keluar,” pungkasnya.

Rangkaian acara pelantikan Wako dan Wawako Batam terpilih yang kemudian disusul acara pisah-sambut serta diperkirakan menelan dana Rp 1.013.000.000 dianggap wajar. Pasalnya, acara pisah sambut itu direncanakan diadakan di salah satu hotel di Batam dan dilaksanakan sebanyak tiga kali sehingga dipastikan menelan biaya yang tak sedikit.

“Yang pertama pisah-sambut bersama masyarakat, kemudian dengan jajaran Muspida (Musyawarah Pimpinan Daerah), kemudian dengan pegawai,” jelas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Batam, Wan Darussalam.

Menurut Wan, perkiraan biaya itu sudah melalui penghitungan yang matang. Meski begitu, ia mengatakan rangkaian acara itu juga harus melalui pelaporan dan setiap detailnya pasti terukur. “Kalau dibilang kebanyakan nggak lah, karena memang yang besar (biayanya) untuk acara-acaranya itu,” kata dia. Estimasi acara itu, sambung Wan, juga telah melalui pertimbangan. Antara lain, kegiatan itu bukan acara rutin yang diadakan saban tahun, namun hanya dilakukan kala terjadi rotasi pucuk pimpinan. “Ini hanya sekali lima tahun, bukan setiap tahun,” imbuhnya.

Ia juga mengatakan, biaya itu diperkirakan juga telah mengakomodir kebutuhan untuk pakaian yang akan dikenakan kepala daerah saat pelantikan nantinya. Namun, untuk acara pelantikan sendiri diperkirakan tak memakan biaya banyak, mengingat acara diadakan di tingkat provinsi. Disinggung rencana Wali Kota Batam terpilih, Muhammad Rudi dan wakilnya, Amsakar Achmad yang berencana menggelar syukuran usai dilantik dan direncanakan terbuka untuk umum yang dipusatkan di Lapangan Engku Putri Batam Center, Wan mengatakan itu tak terkait dengan estimasi anggaran yang dibuat pemerintah tersebut. “Mungkin itu (dana) pribadi beliau,” kata dia. RED 

Copyright © 2018 SEKRETARIAT DPRD KOTA BATAM · All Rights Reserved