KATEGORI

Dewan Inspeksi Mendadak ke Funtasy Island

image

Legislator Batam yang terdiri dari Wakil Ketua DPRD, Komisi I dan Komisi III melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke wahana wisata Funtasy Island yang terletak di Pulau Manis, Kecamatan Belakang Padang, Batam, Senin, 13 Juni 2016 siang.

Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Batam Iman Setiawan, dari Komisi I hadir Nyanyang Haris Pratimura dan Harmidi Umar Husein, sementara dari Komisi III dihadiri Djoko Mulyono dan Dandis Rajagukguk.

Rombongan legislator ini tiba di Pulau Manis sekitar pukul 12.00 WIB menggunakan boat pancung dari Sekupang. Setiba di lokasi mereka berencana menemui pihak manajemen PT Batam Island Marina (BIM) selaku pengembang Funtasy Island.

Sayangnya salah seorang sekuriti PT BIM yang berjaga di pos pelabuhan Pulau Manis mengatakan bahwa pihak manajemen tidak sedang berada di lokasi.  Petugas tersebut kemudian menganjurkan agar anggota dewan langsung menemui kantor perusahaan yang berada di Sekupang.

Meskipun tidak berhasil menemui pihak manajemen, rombongan dewan kemudian mengecek beberapa lokasi yang ada di Pulau Manis, seperti pelabuhan dan bangunan villa yang berdiri di atas air.

“Tujuan kita kemari mau kroscek perizinan yang didapat dari Pemko, namun staf perusahaan tidak ada di lokasi,” ujar Iman.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Batam, Nyangnyang Haris Pratamura  mengatakan, sidak yang dilakukannya itu untuk mengetahui izin apa saja yang sudah mereka dapatkan dalam mengelola dua pulau ini.

Pulau Asam dan Manis ini, nantinya akan dijadikan tempat wisata dan rekreasi. Namun dia menyangsikan izin yang mereka peroleh tidak sesuai peruntukannya. Meski demikian pihaknya tetap mendukung pengembangan pulau tersebut.

 “Kita menemukan IMB yang ada pos penjagaan, selanjutnya kita akan melakukan kordinasi dengan pihak manajemen untuk membahas ini saat hearing nanti, untuk mengetahui bentuk izinnya dan kontribusi untuk daerah,” jelasnya.

Ketua Komisi III DPRD Batam Djoko Mulyono berharap pembangunan Funtasy Island tidak merusak lingkungan yang ada.  “Kita akan lihat dampaknya seperti apa, apakah ada bakau yang rusak. Kami akan menunggu data dari komisi I terkait perizinan, setelah itu baru kami telaah,” sebutnya. RED

Copyright © 2018 SEKRETARIAT DPRD KOTA BATAM · All Rights Reserved