KATEGORI

Aparatur Negara Diminta Jangan Asal Kerja

image

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi menegaskan, peringkatan profesionalisme Aparatus Sipil Negara (ASN) merupakan hal yang tidak bisa ditawar lagi. Dan kini sudah tidak bisa lagi mentolerir ASN yang “asal kerja”.

Setiap saat, ASN dituntut untuk memberikan kontribusi kinerja yang jelas dan terukur kepada organisasinya. Adapun dengan profesionalisme yang baik, maka akan terwujud standarisasi kompetensi sehingga dengan jabatan yang sama di berbagai daerah akan memiliki kualitas dan kapasitas yang setara.

Hal ini disampaikan Yuddy dalam catatan pidatonya saat membuka Forum Koordinasi, Komunikasi dan Konsultasi Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (FORKA3PAN-RB) di lingkup Pemerintah Kepulauan Riau, Jumat 3 Juni 2016 di Aula kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang.

Dijelaskan Yuddy, kesetaraan kompetensi ini bertujuan agar tidak ada lagi terjadi ketimpangan kualitas ASN di pusat dan daerah, pulau Jawa dan luar Jawa, antara Indonesia bagian barat dan timur maupun antar kota maupun kabupaten. Dengan demikian memungkinkan setiap ASN ditugaskan diberbagai instansi dan wilayah Republik Indonesia sesuai dengan kebutuhan sehingga pada akhirnya ASN mampu menjadi perekat pemersatu bangsa demi tegaknya NKRI.

“Setiap aparatur memiliki kontribusi yang jelas terhadap kinerja unit kerja terkecil, satuan unit kerja di atasannya hingga pada organisasi secara keseluruhan. Dan setiap instansi Pemerintah sesuai dengan tugas dan fungsinya, juga harus memiliki kontribusi yang terukur terhadap kinerja pemerintah secara keseluruhan,” kata Yuddy.

Hadir dalam kegiatan FORKA3PAN-RB ini Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Bupati Natuna Hamid Rizal, Walikota Tpi Lis Darmansyah dan Kepala Badan Intelijen Daerah Kepulauan Riau Julius Sitanggang.

Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun pada kesempatan ini juga mengatakan bahwa profesionalitas pegawai memang sangat dibutuhkan untuk menjawab berbagai tantangan global saat ini. Pegawai harus bekerja keras dalam menghadapi persaingan, dan pada akhirnya Indonesia, khususnya Kepri harus keluar sebagai pemenang dalam persaingan ini.

“Presiden mengingatkan saya pada saat pelantikan, yakni jangan ada proyek yang telat di Kepri, jangan hanya menerima laporan dengan duduk di belakang meja, bangun terus infrastruktur apapun kondisinya, dan terakhir kita harus menjadi pemenang dalam persaingan global ini,” kata Nurdin.

Sebagai bangsa besar, lanjut Nurdin, jika kita kalah dalam bersaing jangan menyalahkan alam dan lingkungan, namun diri sendirilah yang patut disalahkan. “Kekayaan alam kita berlimpah. Tinggal SDM aja yang perlu kita kuatkan terus untuk mengolah,” tutup Nurdin. Basor/Humas PEMPROV KEPRI

Copyright © 2018 SEKRETARIAT DPRD KOTA BATAM · All Rights Reserved