KATEGORI

Komisi I Berhasil Jembatani Konflik Antara Perusahaan dengan Warga

image

 

PARLEMENTARIA- Setelah dua kali melaksanakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi I DPRD Kota Batam, akhirnya Rabu, 14 September 2016 antara pihak perusahaan PT Jutam Readymix Concrete dengan warga RT 03/RW 12 Bengkong Kartini bersepakat untuk mencari solusi demi kebaikan bersama. Perselisihan antara warga dengan pihak perusahaan yang juga melibatkan PT Union dan PT Batam Mas ini, akhirnya menemukan titik sepakatan.
Sebagaimana diketahui permasalahan memunca terkait lahan di Bengkong Kartini yang berbatasan dengan Batu Ampar yang didikabarkan akan digusur pihak perusahaan. Namun pihak PT Jutam Readymix Concrete berjanji akan terbuka untuk memberikan kesempatan dan solusi yang baik kepada warga. Kesepakatan tersebut disahkan oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Nyangnyang Haris Pratimura disaksikan oleh warga Bengkong Kartini, Sekcam Benkong, pihak Bapedalda, dan dari Pihak BP Batam. 
Sebelumnya warga Bengkong Kartini  pernah diresahkan karena ada isu yang menyebutkan jika PT Jutam akan segera melakukan penggusuran terhadap pemukiman mereka. Akibatnya terjadilah aksi penolakan dari warga hingga berujung hearing di Komisi I. 
Direktur Utama PT Jutam Readymix Concrete, Herman meluruskan dengan menuturkan awal kronologisnya. Ia mengatakan, lahan tersebut, UTWO-nya sudah dibayarnya lunas sejak tahun 2003 yang lalu dan itu sudah berjalan 13 tahun sampai saat ini. Selain itu ia juga mengatakan, mengingat adanya aturan tegas dari BP Batam yang menyebutkan agar seluruh pemohon lahan tidak menidurkan lahannya, maka itu ia berusaha memfungsikan lahan tersebut demi tercapainya pembangunan di Kota Batam. 
PT Jutam Readymix Concrete yang beralamat di Kawasan Industri Sekupang, Kav. 8, Tanjung Riau, merupakan salah satu perusahaan yang bergabung di Nongsa group dan telah lama eksis di bidang usaha Semen Readymix di Batam. RED - PARLEMENTARIA

 

Copyright © 2018 SEKRETARIAT DPRD KOTA BATAM · All Rights Reserved