KATEGORI

Dewan Prihatin Kondisi Listrik Pulau Galang

image

Dewan Prihatin Kondisi Listrik Pulau Galang

Anggota DPRD Kota Batam dari Komisi IV, Suardi Tahirek dan Muhammad Yunus prihatin melihat kondisi ketersediaan listrik di Pulau Galang. Keduanya turun ke lapangan pada masa reses di Kecamatan Galang, Batam, Rabu, 9 Oktober 2016.

Dari reses tersebut,  Suardi dan Yunus melihat kondisi pembangunan infrastruktur di antaranya pembangunan jalan dan ketersediaan listrik yang masih membutuhkan perhatian pemerintah.

Fakta di lapangan, untuk listrik, hanya sebagian kecil warga daerah di Kecamatan Galang yang sudah menikmatinya selama 24 jam penuh. Sementara sebagian besar hanya menikmati listrik beberapa jam sehari dan masih menggunakan genset.

Karena menggunakan genset, biaya yang dikeluargkan cukup mahal jika dihidupkan selama 24 jam.

Timo, Ketua RT desa Monggak, Rempang Cate, Galang, Batam, mengatakan, setiap minggu warga harus membayar sekitar Rp46.000, untuk biaya listrik yang hidup dari pukul 17.30 WIB hingga pukul 23.00 WIB.

Dalam kondisi yang tidak normal bahkan mereka bisa tidak teraliri listrik hingga berhari-hari.

“Listrik kita cuma sampai jam 11 malam, habis itu tak ada lagi. Kalau siang dapatlah kita pakai tenaga surya untuk ngecas HP,” kata Timo.

Selain listrik, warga juga mengeluhkan jalan masuk dan pelabuhan yang sangat urgen dibutuhkan ke desa Monggak.

Timo berharap segera ada tindakkan dari pemerintah untuk mengaspal jalan di desa itu.

Menanggapi hal itu, Suhardi mengatakan pihaknya akan akan menyampaikan kondisi tersebut ke instansi terkait. “Kita sudah melihat langsung kondisi jalan dan pelabuhan di kampung Monggak ini, semoga bisa segera diperbaiki,” kata Suardi di hadapan warga. RED - PARLEMENTARIA

Copyright © 2018 SEKRETARIAT DPRD KOTA BATAM · All Rights Reserved